TAGAR #GHOSTING SEBAGAI REPRESENTASI KONTEN TIKTOK: ANALISIS WACANA KRITIS TEUN A. VAN DIJK

Sisi Rosida

Abstract


Aplikasi TikTok sebagai media komunikasi representatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tagar #ghosting sebagai kritik sosial dan mengkaji asumsi ideologis masyarakat digital, sebagaimana yang direpresentasikan dalam konten beranda (FYP). Mewujudkan hal tersebut, penelitian ini menggunakan studi deskriptif dan pendekatan kualitatif dengan analisis wacana kritis tokoh Teun A. Van Dijk mengkaji tiga dimensi, yaitu: teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Masalah penelitian, meliputi: bagaimana tagar #ghosting direpresentasikan sebagai konten TikTok. Hasil penelitian, menemukan #ghosting sebagai media kritik sosial dalam konteks hubungan percintaan. Selain itu, dimensi teks mewakili wacana #ghosting pada berita Kaesang Pangarep yang dikabarkan menghilang, menghentikan seluruh komunikasi secara tiba-tiba kepada kekasihnya, Felicia Tissue, setelah 5 tahun bersama. Fenomena ghosting membentuk corak dari paradigma: dimensi kognisi sosial sebagai citra diri Kaesang yang dominan cenderung mempunyai tujuan tertentu untuk memperoleh keinginan khusus dan dimensi konteks sosial sebagai budaya masyarakat digital sebagai kritik penolakan. Kebermanfaatan penelitian menjawab eksistensi masyarakat demokratis di sosial media menanggapi isu ghosting.


Keywords


hashtag, #ghosting, Analisis Wacana Kritis, representasi

Full Text:

PDF

References


Adnyani, N. L. P. S. (2020). Early Syntactic Acquisition in a Balinese Speaking Child. Linguistik Indonesia, 38(1): 71—92.

Aini, N., & Widodo, P. (2018). Critical Discourse Analysis of the Bombing Attack News: An Analysis of Teun A. Van Dijk’s Model. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 165.

Amir, J. (2013). Representasi Kekuasaan dalam Tuturan Elit Politik Pascareformasi: Pilihan Kata dan Bentuk Gramatikal. Linguistik Indonesia, 31(1): 43—64.

Amoussou, F., & Allagbe, A. A. (2018). Principles, Theories and Approaches to Critical Discourse Analysis. International Journal on Studies in English Language and Literature, 6(1): 11—18.

Chaer, Abdul, & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Darma, Y. A. (2009). Analisis Wacana Kritis. Bandung: Yrama Widya.

Fitriana, R. A. (2019). Analisis Wacana Kritis Berita Online Kasus Penipuan Travel Umrah (Model Teun A. Van Dijk). BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 3(1): 44—54.

Freedman, G., Powell, D. N., Le, B., & Williams, K. D. (2019). Ghosting and Destiny: Implicit Theories of Relationships Predict Beliefs about Ghosting. Journal of Social and Personal Relationships, 36(3): 905—924.

Humaira, H. W. (2018). Analisis Wacana Kritis (AWK) Model Teun A. Van Dijk pada Pemberitaan Surat Kabar Republika. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 2(1): 32—40.

Khan, M. H., Adnan, H. M., Kaur, S., Khuhro, R. A., Asghar, R., & Jabeen, S. (2019). Muslims’ Representation in Donald Trump’s anti-Muslim-Islam Statement: A Critical Discourse Analysis. Religions, 10(2): 115.

LeFebvre, L. (2017). Ghosting as a Relationship Dissolution Strategy in the Technological Age. The Impact of Social Media in Modern Romantic Relationships: 219—235.

Lukyani, Lulu. (2021). Mengapa jadi Korban Ghosting Sangat Menyakitkan. Diakses dari www.kompas.com/sains/read/2021/04/29/183300723/mengapa-jadi-korban-ghosting-sangat-menyakitkan-ini-kata-psikolog?page=all pada 04 Mei 2021 pukul 19.20.

Morissan, A. C. W., & Hamid, F. (2010). Teori Komunikasi Massa. Bogor: Ghalia Indonesia.

Mustofa, M. (2019). Peran Hashtag (#) dalam Media Sosial sebagai Upaya Branding Pustakawan. LIBRARIA: Jurnal Perpustakaan, 7(1), 19—38. http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/41689

Musyafa'ah, N. (2017). Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk “Siswa Berprestasi Jadi Pembunuh”. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 4(2): 203—211.

Nasih, R. K., & Abboud, Z. A. (2020). A Critical Discourse Analysis of Two Iraqi Politicians’ Speeches n Terms of Van Dijk’s Socio-Cognitive Model. Journal of Basra Researches for Human Sciences, 45(3).

Navarro, R., Larrañaga, E., Yubero, S., & Víllora, B. (2021). Individual, Interpersonal and Relationship Factors Associated with Ghosting Intention and Behaviors in Adult Relationships: Examining the Associations Over and Above Being a Recipient of Ghosting. Telematics and Informatics, 57.

Nofrizaldi, N., Arifianto, P. F., & Pertiwi, E. G. (2020). Analisis Tanda Visual dalam Tagar Corona Art Museum. Jurnal Bahasa Rupa, 4(1): 42—49.

Nurlaily, A. S. (2018). Unsur Seksualitas yang Direpresentasikan Tokoh Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari: Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk. Metasastra Jurnal Penelitian Sastra, 12(2): 145—156.

Payuyasa, I. N. (2017). Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk dalam Program Acara Mata Najwa di Metro TV. Segara Widya: Jurnal Penelitian Seni, 5.

Pratiwi, V. U., Nofrahadi, N., Pendri, A., Komalasari, D., & Sumarlam, S. (2020). News Text on Kompas.com Media of Covid-19 and the Underlying Conspiracy Theory: A Teun Van Dijk’s Critical Discourse Analysis. Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences, 3(4): 3894—3903.

Ramanathan, R., & Tan, B. H. (2015). Application of Critical Discourse Analysis in Media Discourse Studies. 3L: Language, Linguistics, Literature, 21(3).

Reisigl, M. (2013). Critical Discourse Analysis. London: The Oxford.

Rosliana, L., & Mahardika. (2020). F. Micro Structure in Shinzo Abe's Policy Speech at the 195th Assembly Meeting (Critical Discourse of Teun A. van Dijk). IZUMI, 9(1): 11—22.

Sihabudin, Ahmad. (2011). Komunikasi Antar Budaya: Suatu Perspektif Multidimensi. Bandung: Bumi Aksara.

Suharsimi, A. (2006). Metodelogi Penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara.

Sukma, B. P. (2021). Constructing and Promoting National Identity Through Tourism: A Multimodal Discourse Analysis of Indonesian Official Tourism Website. Linguistik Indonesia, 39(1): 63—77.

Susilowati, S. (2018). Pemanfaatan Aplikasi Tiktok sebagai Personal Branding di Instagram (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Akun@ bowo_allpennliebe). Jurnal Komunikasi, 9(2): 176—185.

Utama, I. D. G. B. (2009). Analisis Wacana Kritis Berita tentang Rancangan Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali dalam Harian Bali Post. Bali: Disertasi Universitas Udayana.

Van Dijk, T. A. (2013). Discourse and Knowledge. In the Routledge Handbook of Discourse Analysis. London: Routledge.

Wardani, Lukita. (2021). Ghosting dalam Dunia Percintaan dan Bagaimana Cara Menghadapinya. Diakses dari wolipop.detik.com/love/d-5153071/arti-ghosting-dalam-dunia-percintaan-dan-bagaimana-cara-menghadapinya pada 5 Mei 2021 pukul 22.54.

Widya, N. F. N. (2020). Coherence Discourse Strategy of Pasambahan: Minangkabau Cultural Discourse. Linguistik Indonesia, 38(1): 35—55.

Wodak, R. (2014). Critical Discourse Analysis. London: Routledge.

Yusar, F., Sukarelawati, S., & Agustini, A. (2020). Kognisi Sosial dalam Proses Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk pada Buku Motivasi. JURNAL KOMUNIKATIO, 6(2).

Zen, E. L. (2021). Javanese Language As An Ethnic Identity Marker among Multilingual Families in Indonesia. Linguistik Indonesia, 39(1): 49—62.

Zulmi, F. (2017). Keberpihakan Media terhadap Isu Pelestarian Lingkungan Hidup. Jurnal Kata: Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra, 1(2): 101—108.




DOI: https://doi.org/10.47541/kaba.v13i2.232

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Kadera Bahasa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by