IMPLIKATUR KONVERSASIONAL DALAM KOMIK SI JUKI KARYA FAZA MEONK: ANALISIS PRAGMATIK GRICEAN

Riqko Nur Ardi Windayanto, Inas Alimaturrahmah, Inas Alimaturrahmah, Alifnisla Firdausi Putuwarsi, Alifnisla Firdausi Putuwarsi

Abstract


Penelitian ini bertujuan memaparkan bentuk-bentuk implikatur konversasional pada verbalitas dalam komik Si Juki karya Faza Meonk. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik menurut perspektif Grice. Implikatur konversasional atau penyimpangan terhadap maksim kerja sama (kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara) terdiri atas implikatur deklaratif, asertif, ekspresif, direktif, dan komisif. Komik ini dipilih sebagai objek material karena mengandung konstruksi-konstruksi verbal yang menunjukkan implikatur dalam komik. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data penelitian ialah tuturan-tuturan yang mengandung implikatur yang terdapat dalam sumber data, yaitu komik Si Juki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implikatur deklaratif meliputi tuturantuturan yang bermaksud melarang pergi, melarang merokok, dan mengumpat; (2) implikatur asertif meliputi tuturan-tuturan yang bermaksud menegaskan dan menyalahkan kebijakan pemerintah, menyindir kemacetan Jakarta, serta mengkritik perokok sembarangan; (3) implikatur ekspresif meliputi tuturan-tuturan yang menyiratkan ekspresi keheranan, kekecewaan terhadap pemerintah, dan kekesalan; (4) implikatur direktif meliputi tuturan-tuturan yang bermaksud meragukan dan mempertanyakan peringatan, menantang orang lain, dan menuntut seseorang menyelesaikan kewajibannya; (5) implikatur komisif meliputi tuturan-tuturan yang bermaksud menyatakan kesanggupan, menawarkan bantuan, dan menerima ajakan. Tuturan-tuturan dalam komik menyimpang dari maksim kerja sama yang terdiri atas maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Penelitian ini memperlihatkan bahwa penyimpangan dalam suatu tuturan bukanlah kesalahan berbahasa karena secara pragmatis, penyimpangan mengimplikasikan berbagai maksud yang ditujukan penutur kepada petutur sehingga menimbulkan terjadinya bentuk-bentuk implikatur konversasional dalam komik.


Keywords


Implikatur konversasional, komik Si Juki, pragmatik Gricean

Full Text:

PDF

References


Grice, H. P. (1975). Logic and Conversation. Dalam Syntax and Semantics 3: Speech Arts. (hlm. 41—58).

Purnomo, Harun. (2015). “Implikatur Percakapan dalam Wacana Kartun Si Jujun pada Media Cetak Koran Solopos Edisi Januari sampai Maret 2015”. Surakarta: Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rachmawati, D. (2018). Tindak Tutur Ilokusi dalam Acara Kuis “WIB” Episode 9 Juli 2018 di Net TV. Kajian Linguistik, V(3).

Rahmawati, Fadhilah. (2009). “Implikatur Komik Doraemon: Pendekatan Pragmatik”. Surakarta: Skripsi Universitas Sebelas Maret.

Sinungharjo, F. X. (2019). Implikatur dalam Komik Instagram Karya Okky Andrian Lola: Wacana Humor Pornografis. Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya, 6(12).

Syufrida, Nina. (2015). “Implikatur Percakapan dalam Si Juki Komik Strip”. Depok: Skripsi Universitas Indonesia.

Wijana, I. D. P. (2021). Dasar-Dasar Pragmatik. Yogyakarta: TS Publisher.




DOI: https://doi.org/10.47541/kaba.v13i2.190

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Kadera Bahasa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by